SURAKARTA, 14 Februari 2026 – Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sebelas Maret (UNS) melanjutkan rangkaian agenda koordinasi kelembagaan dengan menyelenggarakan kegiatan Presentasi Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Capaian Kinerja Tahun 2026 Rumah Sakit UNS. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) di Ruang Sidang 1 I Gedung dr. Prakosa UNS.
Agenda ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan strategis MWA terhadap unit-unit usaha dan layanan di lingkungan UNS. Undangan kegiatan ditujukan kepada unsur pimpinan MWA dan komisi-komisi yang ada di lingkungan MWA. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Ketua MWA Prof. Dr. Mohammad Furqon Hidayatullah, M.Pd., Sekretaris MWA Prof. Dr. Eng. Ir. Syamsul Hadi, S.T., M.T., Ketua Komite Audit Prof. Dr. Bahrullah Akbar, M.B.A., CIPM., CA., CPA., CSFA., CFrA., CGCAE., QGIA., CertDA., Ketua Komisi Perencanaan dan Strategi Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., Direktur Rumah Sakit UNS Prof. Dr. Pamudji Utomo, dr., Sp.OT(K)., serta Wakil Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia RS UNS Sarwoto, S.E., M.Sc., Ph.D., LSS.Cp.
Dalam paparannya, Direktur RS UNS menyampaikan gambaran umum capaian kinerja tahun 2025 yang mencakup aspek layanan, keuangan, serta penguatan tata kelola rumah sakit. Secara umum, kinerja operasional menunjukkan tren positif dengan penguatan manajemen keuangan, pengendalian biaya, serta upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas layanan.
Selain evaluasi kinerja 2025, forum juga membahas rencana strategis tahun 2026, termasuk penguatan kapasitas layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sarana dan prasarana, serta transformasi kelembagaan RS UNS. Rencana pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan, keberlanjutan finansial, serta penguatan tata kelola rumah sakit yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Ketua Komisi Perencanaan dan Strategi MWA menyampaikan pentingnya perencanaan yang terukur dan selaras dengan arah kebijakan universitas. Sementara itu, MWA menekankan agar setiap rencana pengembangan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, efektivitas penggunaan sumber daya, serta kesinambungan jangka panjang.


